HASIL PERTANDINGAN liga 4 Januari 2025
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
PS Hamzanwadi 2 - 0 Lombok Tengah
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
Falcon Gorontalo 2 - 0 Bongoayu
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
Mandalika 2 - 0 Bintang Ampenan
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
Helumo 2 - 0 Sidosel

Fadia/Tiwi Tumbangkan Unggulan II Nomor Ganda Putri German Open 2026

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi ketika berhadapan dengan ganda Taiwan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun di Westenergie Sporthalle, An den Sportstätten . Mulheim, Jerman, Jumat pagi WIB (27/2/2026).
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi ketika berhadapan dengan ganda Taiwan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun di Westenergie Sporthalle, An den Sportstätten . Mulheim, Jerman, Jumat pagi WIB (27/2/2026).

MULHEIM– Kejutan dibukukan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi di German Open 2026. Pasangan didikan Pelatnas PBSI ini mengalahkan unggulan kedua Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun dari Taiwan dengan dua game langsung 21-13. 21-14 dalam pertandingan yang dilaksanakan di Kota Mulheim, Jerman, Kamis waktu setempat (26/2/2026) atau Jumat (27/2/2028) dini hari.

‘’Di awal gim tadi, kami sempat mengikuti pola permainan mereka yang banyak bermain reli panjang. Kami meladeni dengan pola yang sama dan sempat tertinggal cukup jauh,’’ kata Tiwi, sapaan karib Amalia Cahaya Pratiwi, kepada media PBSI usai pertandingan.

Namun, jelasnya, setelah itu, dia dan Fadia, sapaan karib Siti Fadia Silva Ramadhanti, mencoba mengubah pola.  Dengan memperlambat tempo permainan dan lebih mengatur ritme.

‘’Ternyata mereka kurang nyaman dengan perubahan tersebut dan mulai banyak melakukan kesalahan sendiri. Dari situ kami bisa lebih banyak mendapatkan poin. Secara keseluruhan, kunci kemenangan hari ini menurut saya adalah kepercayaan satu sama lain di lapangan,’’ ujar pebulu tangkis kelahiran 14 Oktober 2001 itu.

Fadia pun membenarkan apa yang disampaikan pasangannya. Di awal, mereka,  terlalu mengikuti pola permainan lawan.‘’Setelah itu kami berkomunikasi lagi, termasuk dengan pelatih, untuk mengubah strategi dan tempo permainan,’’ jelasnya.

Hasilnya, lanjut Fadia, mereka  bisa lebih menekan lawan dan mengontrol jalannya pertandingan. Kunci kemenangan darinya pribadi adalah bermain dengan lebih cerdas.

‘’ Jadi setiap poin kami berusaha memikirkan bagaimana caranya bisa menekan permainan lawan dan tidak terburu-buru,’’ ujarnya.

Sayang, hasil ini gagal diikuti pasangan Indonesia lainnya, Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari. Keduanya harus mengakui ketangguhan wakil Jepang yang juga menjadi unggulan kelima Kaho Osawa/Mai Tanabe dengan dua game langsung 13-21, 17-21.

Di German Open 2026 ini, PBSI hanya mengirim dua pasangan tersebut. Kekuatan penuh disimpan untuk tampil di All England 2026 yang dilaksanakan pekan depan, 3-8 Maret, di Utilita Arena Birmingham, King EdwardsRoad.

Fadia/Tiwi dan Apriyani/Lanny sendiri merupakan pasangan baru. Kedua ganda putri tersebut baru ditandemkan di awal tahun dan baru berlaga di tiga turnamen ini, termasuk German Open. (*)

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya