HASIL PERTANDINGAN liga 4 Januari 2025
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
PS Hamzanwadi 2 - 0 Lombok Tengah
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
Falcon Gorontalo 2 - 0 Bongoayu
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
Mandalika 2 - 0 Bintang Ampenan
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
Helumo 2 - 0 Sidosel

Tak Juara Thomas-Uber, PBSI Anggap Bukan Kegagalan

Tim Uber Indonesia usai acara pengalungan medali perunggu di Denmark.
Tim Uber Indonesia usai acara pengalungan medali perunggu di Denmark.

JAKARTA– Indonesia gagal total di Piala Thomas dan Uber. Ini jika menilik juara yang tak bisa dibawa pulang dari event bulu tangkis beregu putra dan putri yang baru selesai Minggu (3/5/2026) di Horsen, Denmark, tersebut.

Tim Piala Thomas sudah terhenti langkahnya di babak penyisihan Grup D. Sebuah catatan kelam bagi bulu tangkis Indonesia. Untuk kali pertama, merah putih sudah tumbang di babak grup. Ironisnya lagi, kegagalan itu dikarenakan Indonesia dipermalukan Prancis dengan skor 1-4.

Sementara Tim Uber Indonesia meraih medali perunggu. Namun, PBSI tak menganggap itu sebuah kegagalan. Sebaliknya,  pencapaian ini, khususnya di Uber, telah memenuhi target yang diberikan oleh Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, yakni menembus babak semifinal.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan bahwa capaian ini patut disyukuri sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan performa ke depan.“Kami mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah memberikan yang terbaik dan mampu memenuhi target dengan mencapai babak semifinal. Ini menjadi modal penting dalam proses regenerasi dan penguatan tim ke depan. Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi menyeluruh agar tim Uber Indonesia bisa meraih hasil yang lebih maksimal,” ujarnya.

Sepanjang turnamen, Tim Uber Indonesia, jelas Eng Hian, menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi mental bertanding maupun kualitas permainan. Beberapa pebulu tangkis muda, ujarnya, juga mendapatkan pengalaman berharga yang diharapkan dapat menjadi fondasi bagi prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Eng Hian menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk dari aspek teknis, strategi, hingga kesiapan fisik dan mental atlet. Program pembinaan akan terus diperkuat guna memastikan Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil lebih baik di ajang-ajang beregu maupun individu berikutnya.

‘’Ke depannya kami akan memfokuskan upaya pada peningkatan kapasita atlet agar mampu mengikuti program akselerasi dan bersaing di turnamen dengan level yang lebih tinggi,’’ ucap Eng Hian.

Raihan medali perunggu ini menjadi modal berharga bagi Tim Uber Indonesia untuk tampil lebih baik di ajang-ajang berikutnya. (*)

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya