HASIL PERTANDINGAN liga 4 Januari 2025
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
PS Hamzanwadi 2 - 0 Lombok Tengah
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
Falcon Gorontalo 2 - 0 Bongoayu
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
Mandalika 2 - 0 Bintang Ampenan
Hari Ini • Liga 4 Indonesia
Selesai
Helumo 2 - 0 Sidosel

Ingin Bangkit, Persebaya Harus Menang Lawan Madura United di GBT

Gali Freitas (kanan) diharapkan bisa membawa kemenangan bagi Persebaya atas Madura United.
Gali Freitas (kanan) diharapkan bisa membawa kemenangan bagi Persebaya atas Madura United.

SURABAYA –   Persebaya Surabaya tak mau malu di kandang. Untuk itu, pelatih Bernardo Tavares menegaskan fokus utama timnya adalah memperbaiki kesalahan, menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, serta memaksimalkan peluang saat menghadapi Madura United (MU)  pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya Jumat (14/4) malam.

“Jika pemain tidak menunjukkan bahwa mereka ingin mengubah hasil pertandingan terakhir, hal itu tidak akan terjadi dengan sendirinya,” kata Tavares.

Pelatih asal Portugal itu menjelaskan pertandingan yang akan dijalani menjadi momen berbeda sehingga para pemain dituntut menunjukkan mentalitas baru setelah kekalahan pada pertandingan sebelumnya. Menurut dia, kekalahan 0-3 saat menghadapi Persija Jakarta menjadi bahan evaluasi, terutama terkait sejumlah kesalahan yang tidak boleh kembali terulang.

Selain itu, ia mengungkapkan beberapa pemain dipastikan absen, sementara lainnya masih belum dalam kondisi sepenuhnya bugar, namun tim tetap berkomitmen tampil maksimal.“Kami berharap pemain yang menjadi starter maupun yang datang dari bangku cadangan dapat membantu tim lebih banyak dibandingkan pertandingan sebelumnya,” ucapnya.

Tavarez menambahkan, catatan positif Persebaya dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Madura United tidak akan berpengaruh jika tim tidak mampu tampil lebih baik di lapangan.Persebaya, katanya, telah melakukan evaluasi menyeluruh dari dua kekalahan tandang terakhir, termasuk memperbaiki koordinasi serta penguasaan bola agar tidak mudah kehilangan bola.

“Kami terlalu mudah kehilangan bola saat melawan Persija, dan itu harus diperbaiki,” tuturnya.

Di tangan Tavarez, harapan menembus papan atas gagal terlaksana. Sebaliknya, kekalaham dengan skor telak sudah dua kali diperolegh. Selain dari Persija, Green Force, julukan lain Persebaya, pernah dipermalukan tim papan bawah, Persijap Jepara. (*)

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya