SAMARINDA– Persebaya Surabaya menelan kekalahan lagi. Bahkan tak tanggung-tanggung dengan defisit empat gol.
Dalam pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu malam (7/3/2026), Persebaya dipermalukan tuan rumah Borneo FC dengan skor 1-5. Kekalahan ini juga menjadi kekalahan terbesar Bajol Ijo, julukan Persebaya, di musim ini. Sebelumnya, kekalahan terbesar dialami Persebaya dari Persija Jakarta dan Persijap Jepara, dengan skor 1-3.
Sebaliknya, kemenangan itu membawa tim berjuluk “Pesut Etam” menggeser Persija Jakarta dari posisi kedua klasemen sementara Super League musim ini. Borneo FC kini mengoleksi 53 poin dari 24 laga, menempel ketat Persib Bandung yang berada di puncak klasemen dengan selisih hanya satu poin. Sementara itu, Persebaya Surabaya tertahan di peringkat keenam dengan raihan 39 poin.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tim besutan Fabio Lefundes langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun, Persebaya sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-13 melalui peluang emas Malik Risaldi, meski tendangannya masih bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Nadeo Argawinata.
Borneo FC akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-17. Gelandang asal Kolombia, Juan Villa, melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dibendung Ernando Ari. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan tuan rumah tidak mengendur. Juan Villa kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-59 untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Pesta gol berlanjut hanya berselang empat menit. Mariano Peralta Bauer menambah keunggulan pada menit ke-63, disusul gol dari pemain asal Spanyol, Koldo Obieta Alberdi, pada menit ke-68 yang mengubah skor menjadi 4-0.
Persebaya sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Leonardo Silva Lelis pada menit ke-73. Namun, Borneo FC menutup laga dengan gol penutup dari Marcos Emanuel Astina pada masa injury time (90+3′), memastikan kemenangan meyakinkan 5-1 bagi tuan rumah.
Akun wahy*** menulis Persebaya harus diajari Borneo FC passing. Dia mengingatkan bagaimana hal seperti itu pernah terjadi di masa pandemi Covid-19. Bahkan, akun dengan gambar wanita dengan memakai nama ***oct menulis klub yang levelnya Liga 3 pun tertawa melihat cara bermain Persebaya. Begitu juga dengan irf*** geretan dengan kekalahan telak itu dan berharap sekalian turun ke Liga 2. (*)


