GIANYAR– Liga 4 Bali musim 2025/2026 memasuki fase akhir. Dua tim teratas, MIFA dan PS Badung akan bertemu di grand final yang memperebutkan satu tiket ke putaran nasional.
Pertandingan akan dilaksanakan dalam dua leg, 14 dan 17 Februari. MIFA dan Badung berjumpa kembali setelah poin yang dikumpulkan keduanya tak bisa dikejar para pesaing.
Dalam pertandingan penyisihan terakhir yang dilaksanakan di Bali United Training Center, Pantai Purnama, Gianyar, Rabu (11/2/2026), MIFA dan Badung mengalahkan lawan-lawannya.
MIFA menang 1-0 atas Putra Tresna dan Badung pesta gol 7-2 atas Titan Alpha. Kemenangan atas Putra Tresna membuat MIFA yang dikapteni pemain sarat pengalaman Ferry Aman Saragih itu meraih poin sempurna 18 dari enam kali pertandingan. Sedang Badung, dengan donasi tiga angka membuat mereka mengumpulkan 15 angka. Satu-satunya kekalahan Badung diterima dari MIFA di pertandingan perdana dengan skor 1-2.
Meski pernah kalah, namun Badung bukan berarti akan mudah kembali ditundukan. Cara bermain MIFA yang ditangani legenda Pulau Bali I Wayan Sukadana tersebut tentu sudah dipelajari Badung.
Namun dengan diperkuat pemain-pemain pengalaman tak menutup kemungkinan juga MIFA kembali meraih tiga angka. Selain Ferry, di tim tersebut ada juga mantan kiper Persebaya Yunan serta beberapa pemain yang musim lalu membela klub Liga 3.
Liga 4 Bali 2025/2026 hanya diikuti oleh tujuh kesebelasan. Selain MIFA, Badung, Putra Tresna, dan Titan Alpha, ada juga Bali FC, Singaraja ZFP, dan Undiksha. Musim lalu, Bali meloloskan Perseden Denpasar ke Zona Nasional.
Hebatnya, Perseden bisa promosi ke Liga 3. Di musim ini, mereka nyaris membuat kejutan. Sempat selalu berada di dua besar grup namun di ujung penyisihan grup terlempar ke posisi ketiga. Setelah dalam pertandingan terakhirnya kalah dari Gresik United. Padahal, hanya dengan kemenangan bisa membawa Perseden lolos ke Babakk Delapan Besar Liga 3. (*)


