PASURUAN– Nama besar bukan jaminan bagi Shahar Ginanjar. Kiper pengalaman berusia 35 tahun tersebut dicoret dari skuad Tim Liga 4 Jawa Timur, Pasuruan United. Dengan ini, maka Shahar tak lagi menjadi bagian tim berjuluk Santri Mbeling itu untuk Liga 4 Putaran Nasional musim 2025/2026.
Selain Sahar, runner-up Liga 4 Jatim 2025/2026 itu juga melepas tujuh pemain. Salah satunya mantan gelandang Sriwijaya FC Alvin. Ada juga juga nama-nama seperti Kahvi, Amir, Husyen, Da Costa, dan Marthin.
Namun, di antara semua nama itu, dicoretnya nama Shahar yang sangat mengejutkan. Semula, dia diharapkan menjadi salah satu pilar Pasuruan United dalam mengarungi kompetisi kasta terbawah di Indonesia tersebut.
Ini wajar karena kiper dengan tinggi 1,86 meter itu mempunyai pengalaman segudang. Dia sudah melanglang ke klub-klub besar di Indonesia. Bahkan, Shahar pernah menjadi andalan dua tim raksasa, Persin Bandung dan Persija Jakarta. Shahar pun pernah membela Barito Putera,PSM Makassar, Dewa United, dan Kalteng Putra.
Kabar pun langsung menyeruak. Ada yang memprediksi penampilannya dalam sebuah pertandingan sangat jeblok dan memunculkan spekulasi kurang sedap.
Namun, bagaimana pun, Shahar sudah memberikan warna bagi Pasuruan United. Saat ada namanya di skuad tersebut, Pasuruan United menjadi salah satu kandidat tim yang disegani di Liga 4 Jatim. Apalagi, di tim tersebut juga ada Bio Pauline. Hanya, dia bukan sebagai pemain lagi layaknya ketika sukses membawa Persipura Jayapura juara.
Lelaki yang sudah dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia itu dipercaya sebagai pelatih. Hasilnya tidak mengecewakan. Di tangannya, Pasuruan United mampu lolos ke final Liga 4 Jatim 2025/2026. Sayang di babak final, mereka kalah dari tuan rumah Persepam Pamekesan dengan drama adu penalti. (*)


