SIDOARJO I Persida Sidoarjo memulai perjuangan ke Babak 16 Besar Liga 4 Jawa Timur 2025/2026. Mereka berangkat ke Jember, venue pertandingan, pada Sabtu sore (17/1/2025).
Sayang, perjuangan membawa harum nama Kota Udang, julukan Sidoarjo, tersebut tak dilepas Bupati Sidoarjo Subandi. Meski, beberapa hari sebelumnya, manajemen tim Persida sudah berkirim surat kepada orang nomor satu di pemerintahan daerah yang berada di selatan Kota Surabaya tersebut.
Sebagai gantinya, Aldi Setya Wicaksono dkk dilepas Ketua Askab PSSI Sidoarjo sekaligus Manajer Persida Puji Daryo. Dia menyatakan penghargaan akan diberikan jika mampu lolos ke Babak delapan besar sekaligus tiket lolos ke Zona Nasional.
‘’Saya maunya sapu bersih kemenangan. Semua pertandingan harus tiga poin,’’ tegas Puji.
Pihaknya, ujarnya, tetap akan menghargai perjuangan pemain. Dia dan pengurus sudah menyiapkan bonus jika mampu menembus babak delapan besar.
Rombongan Persida sendiri berangkat dengan diangkut bus milik Pemkab Sidoarjo. Selama perjalanan hingga ke Kota Suwar-Suwir, julukan Jember, melalui hujan yang sangat deras.
Di babak 16 besar, Persida mengusung 25 pemain atau semua penggawa diboyong ke Jember. Di fase penting ini, anak asuh Kodari Amir itu menghuni Grup KK. Selain tuan rumah Persid, Persida juga satu grup dengan Perseba Bangkalan dan PS Mojokerto Putra Kabupaten Mojokerto.
Sebelumnya, Persida sempat mengajukan tuan dengan venue di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Namun, keputusan mengejutkan diambil Pengprov PSSI Jatim. Federasi yang menjalankan roda sepak bola di provinsi paling timur Pulau Jawa itu menunjuk Stadion Jember Sport Garden.
Persid sendiri lolos bukan sebagai juara grup. Di Grup KK, selain Persida, Perseba merupakan juara grup di babak sebelumnta atau babak 32 besar. Beda dengan Persenga Nganjuk, Pasuruan United, dan Persikoba Kota Batu. Ketiga kesebelasan tersebut menjadi host karena lolos dengan status juara grup.
Di Grup KK, Persida di pertandingan pertama akan menghadapi Persid pada 19 Januari. Dua hari kemudian, mereka dijajal Perseba Bangkalan, dan terakhir , 23 Januari, Laskar Jenggolo melawan PSMP. (*)


